Langsung ke konten utama

Kembali

Tiba-tiba ada seseorang yang mengirim pesan via Line, dia bilang "Nulis lagi dong, udah sibuk aja kayak presiden". Seketika saya ketawa sambil buru-buru buka blog yang sudah terbengkalai cukup lama. Bukan karena tidak ada yang ingin diceritakan tapi rasa malas yang besar membuat saya vakum menulis di blog ini. Padahal ada banyak hal yang sebenarnya ingin diceritakan. 

Sesibuk apakah saya? Ga sibuk-sibuk amat sih. Hanya saja waktu saya memang sebagian besar dihabiskan di kantor. Setiap hari saya masuk pukul setengah 9 dan pulang setengah 6. Pulang kantor saya rasanya hanya ingin bersantai atau mungkin berolahraga. Alhasil sepertinya tidak ada lagi waktu yang tersisa untuk menulis.Untuk menulis sebuah tulisan kondisi fisik saya harus dalam keadaan optimal dan segar. Dulu saya pernah memaksakan diri untuk menulis malam-malam ketika pulang kantor kemudian tidak lama saya malah ketiduran padahal baru 2 paragraf. 

Ah tapi saya masih punya beberapa mimpi yang belum juga terwujud. Punya novel best seller, yang kemudian difilmkan, dimana saya director-nya. Lalu soundtrack-nya saya ikut nyanyi lalu nyanyi diiringi orkestra.  Saya juga masih ingin jadi director music video.  Mimpi bocah banget yah?Tapi emang itu yang selalu saya bayangkan seandainya sedang stress dengan urusan kantor. Walaupun rasanya masih jauh untuk ke arah sana ya tapi membayangkan itu semua cukup membuat saya bahagia dan bersemangat.Ah kamera DSLR belum juga bisa kebeli gara-gara borosnya kebangetan.  Absurd. 

Lanjut bermimpi. Semoga juga lanjut menulis. 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

hmm, need someone?

Sudah beberapa bulan, entah masuk hitungan tahun, saya kurang peduli akan ada atau tidaknya seorang pendamping atau bahasa anak jama sekarang pacar kali ya. Ya saya tidak seambisius waktu SMA, dimana saya benar-benar ingin mempunyai hubungan dengan seseorang. Dan jika tidak ada, rasanya saya begitu hampa. Meskipun waktu SMA banyak yang tidak sampai “resmi” pacaran. Yang pasti, selama SMA ada saja seseorang yang membuat hubungan dengan saya tapi tanpa status yang tidak jelas. Saat masuk masa kuliah. Keinginan itu masih ada dan malah ingin mencoba sesuatu pengalaman baru. Tapi niat “jahat” itu dibatalkan karena banyak pertimbangan. Akhirnya saya tidak terlalu menggebu-gebu harus punya. Meskipun sempat ada sedikit “drama” di tahun pertama saya kuliah, namun tetap pada akhirnya tidak jadi. Lagian saya punya teman-teman yang telah begitu baiknya mengisi waktu dan pikiran saya selama ini. Dan saat saya ditanya “Gung kenapa ga nyari pacar lagi?”. Saya selalu jawab, “Lagi ga pengen, ga ter...

Apalah Arti Sebuah Nama?

Banyak orang-orang yang bilang begitu, karena mereka menganggap kalau nama itu ga terlalu penting. Karena belum tentu nama keren, muka keren atau nama norak orangnya juga norak. Saya pun sering dengar system generalisasi nama. Misalnya seperti yang namanya “X” biasanya cantik, yang namanya “Y” biasanya ganteng, yang namanya “Z” biasanya jahat. Well dari sana saja ketauan nama itu bukan sesuatu yang bisa ditendang sejauh 50 meter dengan tenaga minim, artinya saya sih menganggap kalau nama itu penting. Saat kita menyandang nama sesuatu, kalau kata orang tua kita membawa doa dan tanggung jawab. Doa yang dimaksud adalah harapan-harapan dari orang tua yang kelak diharapkan akan muncul. Misalnya saya sendiri, Agung artinya besar, Muhammad artinya diharapkan perilakunya bisa dijadikan panutan, Reza yang maksudnya diharapkan menjadi pemimpin yang bijak. Wew, kalau saya ingat-ingat arti dari nama saya sendiri rasa-rasanya bahu saya mendadak berat sekali. Begitu besarnya harapan orang tua saya...