Langsung ke konten utama

2011, Berakhir Sudah.

Ini mungkin jadi tulisan penutup di blog ini pada tahun 2011. Jika biasanya saya membuat chart film-film terbaik sepanjang tahun, untuk tahun ini tidak. Penyebabnya adalah, sempatnya film-film menghilang dari bioskop dan saat muncul lagi, yang beredar hampir semuanya yang sangat komersil. Karena kurang lengkapnya film yang saya tonton tahun ini akhirnya saya memutuskan untuk tidak mengurutkan film-film yang paling baik seperti biasanya.

Posting akhir tahun ini tidak seperti biasanya karena tahun ini memang tidak biasa. Luar biasa. Tahun ini merupakan tahun perubahan. Sebenarnya saya tidak tau persis apa yang berubah, lucu memang, lantas kenapa saya bisa bilang berubah? Tahun ini saya merasa "baru". Itu saja, meskipun tidak tau apa yang baru.

Masih banyak rencana-rencana dan harapan yang belum terwujud di tahun ini. Tapi saya sangat bersyukur akan segala sesuatu yang dialami tahun ini, kesedihan dan kebahagian, keduanya bersinergi menjadikan saya sebagai sosok yang mampu menyadari bahwa hidup tidak selamanya bahagia, juga tidak selamanya sedih. Tapi bahagia akan datang setelah kesedihan, dan janga terkejut ketika kesedihan datang setelah kebahagian. Mereka itu iseng, dan suka bergantian.

Jika diuraikan apa harapan tahun depan, wah mungkin akan panjang ya posting ini. Karena setiap tahunnya saya selalu membuat resolusi, meskipun resolusinya standar. Namun ada satu harapan yang mungkin juga jadi harapan teman-teman saya yaitu lulus kuliah dan cepat bekerja.

Semoga tahun 2012 segala sesuatunya jadi lebih baik. Open your mind, it's 2012!

Happy New Year.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

hmm, need someone?

Sudah beberapa bulan, entah masuk hitungan tahun, saya kurang peduli akan ada atau tidaknya seorang pendamping atau bahasa anak jama sekarang pacar kali ya. Ya saya tidak seambisius waktu SMA, dimana saya benar-benar ingin mempunyai hubungan dengan seseorang. Dan jika tidak ada, rasanya saya begitu hampa. Meskipun waktu SMA banyak yang tidak sampai “resmi” pacaran. Yang pasti, selama SMA ada saja seseorang yang membuat hubungan dengan saya tapi tanpa status yang tidak jelas. Saat masuk masa kuliah. Keinginan itu masih ada dan malah ingin mencoba sesuatu pengalaman baru. Tapi niat “jahat” itu dibatalkan karena banyak pertimbangan. Akhirnya saya tidak terlalu menggebu-gebu harus punya. Meskipun sempat ada sedikit “drama” di tahun pertama saya kuliah, namun tetap pada akhirnya tidak jadi. Lagian saya punya teman-teman yang telah begitu baiknya mengisi waktu dan pikiran saya selama ini. Dan saat saya ditanya “Gung kenapa ga nyari pacar lagi?”. Saya selalu jawab, “Lagi ga pengen, ga ter...

Apalah Arti Sebuah Nama?

Banyak orang-orang yang bilang begitu, karena mereka menganggap kalau nama itu ga terlalu penting. Karena belum tentu nama keren, muka keren atau nama norak orangnya juga norak. Saya pun sering dengar system generalisasi nama. Misalnya seperti yang namanya “X” biasanya cantik, yang namanya “Y” biasanya ganteng, yang namanya “Z” biasanya jahat. Well dari sana saja ketauan nama itu bukan sesuatu yang bisa ditendang sejauh 50 meter dengan tenaga minim, artinya saya sih menganggap kalau nama itu penting. Saat kita menyandang nama sesuatu, kalau kata orang tua kita membawa doa dan tanggung jawab. Doa yang dimaksud adalah harapan-harapan dari orang tua yang kelak diharapkan akan muncul. Misalnya saya sendiri, Agung artinya besar, Muhammad artinya diharapkan perilakunya bisa dijadikan panutan, Reza yang maksudnya diharapkan menjadi pemimpin yang bijak. Wew, kalau saya ingat-ingat arti dari nama saya sendiri rasa-rasanya bahu saya mendadak berat sekali. Begitu besarnya harapan orang tua saya...