Langsung ke konten utama

Keluhan Minggu Ini

GILA! Keluar dari BEM atau di jurusan lain lebih dikenal dengan Himpunan, ternyata tidak ada perubahan besar dalam hal kegiatan. Saya pikir keluar dari BEM maka waktu kosong saya akan semakin berlipat ganda. Saya bisa lebih banyak bermain, mengerjakan tugas, dan menulis cerita. Tapi ternyata keadaan malah lebih menggila. Kegiatan komunitas Sublimotion yang semakin lama akan semakin padat dan acara Dies Natalis Psikologi yang rencananya mau dibikin gede-gedean. Di Sublimotion sendiri ada beberapa event dan syuting film serta proyek tambahan bikin clip wedding orang. Dan semuanya dalam waktu berdekatan. Tapi ternyata kegiatan yang banyak ini semakin dipersulit dengan tugas-tugas yang makin lama makin edan.
Sebenarnya sih belum terlalu terasa beratnya untuk saat ini. Cuma buat dibayangkan rasanya malah membuat diri saya stress. Rasanya saya sudah bersiap-siap untuk dihimpit dengan beban beberapa ton. Hikmahnya? Ya dituntut membagi waktu dengan adil.
Tapi pengen liburan, selama seminggu yang bener-bener refreshing. Lagi jenuh-jenuhnya ama dunia kampus.
Kok kerasa capek ya?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

hmm, need someone?

Sudah beberapa bulan, entah masuk hitungan tahun, saya kurang peduli akan ada atau tidaknya seorang pendamping atau bahasa anak jama sekarang pacar kali ya. Ya saya tidak seambisius waktu SMA, dimana saya benar-benar ingin mempunyai hubungan dengan seseorang. Dan jika tidak ada, rasanya saya begitu hampa. Meskipun waktu SMA banyak yang tidak sampai “resmi” pacaran. Yang pasti, selama SMA ada saja seseorang yang membuat hubungan dengan saya tapi tanpa status yang tidak jelas. Saat masuk masa kuliah. Keinginan itu masih ada dan malah ingin mencoba sesuatu pengalaman baru. Tapi niat “jahat” itu dibatalkan karena banyak pertimbangan. Akhirnya saya tidak terlalu menggebu-gebu harus punya. Meskipun sempat ada sedikit “drama” di tahun pertama saya kuliah, namun tetap pada akhirnya tidak jadi. Lagian saya punya teman-teman yang telah begitu baiknya mengisi waktu dan pikiran saya selama ini. Dan saat saya ditanya “Gung kenapa ga nyari pacar lagi?”. Saya selalu jawab, “Lagi ga pengen, ga ter...

Apalah Arti Sebuah Nama?

Banyak orang-orang yang bilang begitu, karena mereka menganggap kalau nama itu ga terlalu penting. Karena belum tentu nama keren, muka keren atau nama norak orangnya juga norak. Saya pun sering dengar system generalisasi nama. Misalnya seperti yang namanya “X” biasanya cantik, yang namanya “Y” biasanya ganteng, yang namanya “Z” biasanya jahat. Well dari sana saja ketauan nama itu bukan sesuatu yang bisa ditendang sejauh 50 meter dengan tenaga minim, artinya saya sih menganggap kalau nama itu penting. Saat kita menyandang nama sesuatu, kalau kata orang tua kita membawa doa dan tanggung jawab. Doa yang dimaksud adalah harapan-harapan dari orang tua yang kelak diharapkan akan muncul. Misalnya saya sendiri, Agung artinya besar, Muhammad artinya diharapkan perilakunya bisa dijadikan panutan, Reza yang maksudnya diharapkan menjadi pemimpin yang bijak. Wew, kalau saya ingat-ingat arti dari nama saya sendiri rasa-rasanya bahu saya mendadak berat sekali. Begitu besarnya harapan orang tua saya...