Ternyata sudah Desember teman-teman. Saya saja baru sadar ternyata ini adalah penghujung tahun dari 2009. Hampir setahun sudah terlewati lagi dan saya bersyukur masih diberi kesempatan untuk menikmati hidup selama setahun ini. Namun tentu di tahun berikutnya yaitu tahun 2010 saya mempunyai harapan-harapan baru.
Selama tahun 2009 banyak pengalaman-pengalaman baru yang terjadi dalam hidup saya. 2009 memang benar-benar tahun yang sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dimana pada tahun ini saya sudah benar-benar merasa seperti mahasiswa yang sesungguhnya. Namun secara prestasi akademik ya mungkin masih standar-standar saja. Setidaknya saya sudah cukup puas lah dengan hasil belajar saya sejauh ini.
Sehingga resolusi saya tahun depan yang mungkin saya sendiri sulit percaya kalau saya sampai membuat resolusi ini adalah :
Selama tahun 2009 banyak pengalaman-pengalaman baru yang terjadi dalam hidup saya. 2009 memang benar-benar tahun yang sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dimana pada tahun ini saya sudah benar-benar merasa seperti mahasiswa yang sesungguhnya. Namun secara prestasi akademik ya mungkin masih standar-standar saja. Setidaknya saya sudah cukup puas lah dengan hasil belajar saya sejauh ini.
Sehingga resolusi saya tahun depan yang mungkin saya sendiri sulit percaya kalau saya sampai membuat resolusi ini adalah :
Lebih rajin dan konsentrasi untuk kuliah, saatnya meningkatkan IP
Kenapa saya sangat ingin meningkatkan prestasi, pertama melihat Kakak saya yang baru lulus dan melihat perjuangannya untuk mencari kerja. Dia saja yang IP nya bagus dan dari kampus yang cukup reputable, harus berjuang sekitar 1-2 bulan untuk mendapat kerja yang sesuai. Dan saya yang melihat sulitnya mencari kerja di zaman sekarang mencoba sedikit realistis. Saya yang berkuliah di kampus yang sebenarnya reputable juga sebagai kampus pencetak guru, namun untuk urusan Non-Dik rasanya nama kampus saya belum terlalu menjual. Lalu mengingat jurusan saya yang baru, sehingga masih sedikit yang membuat nama jurusan saya bersinar di kancah dunia Industri. Tapi tidak sedikit juga lulusan Psikologi UPI yang berhasil meraih posisi kerja yang tinggi. Saya yang awalnya kurang begitu peduli tentang IP, tersadar akan pentingnya IP. Karena itu adalah gerbang seleksi pertama yang saya lihat dalam berbagi lowongan pekerjaan. Memang IP bukan segalanya tapi IP sangatlah penting sebagai langkah awal. Apalagi untuk para mahasiswa yang orientasinya ingin ke dunia Industri dan tentu orientasinya uang, eit.
Kedua, saya merasa tahun 2009 ini saya begitu banyak melewatkan waktu dengan begitu saja. Bukan saya pengangguran, memang saya banyak mengikuti berbagai event sebagai panitia dan acara main-main. Itu semua menyenangkan, tapi saya harus bisa membuat prestasi lebih. Ya dengan menggunakan kemampuan-kemampuan yang sedikit saya bisa, saya berharap tahun depan saya bisa membuat sebuah karya
.
Membuat sebuah karya baik tulisan atau bentuk grafis yang menghasilkan reward dalam bentuk fisik
Itu resolusi kedua, bukan resolusi baru. Ini adalah hal yang sempat tertunda, dulu saya berniat kalau tahun 2009 saya harus bisa membuat sesuatu yang menghasilkan. Tapi yang karena keenakan main-main. Maklum masih remaja akhir. Ya meskipun saya juga belum yakin apa saya memang sudah dewasa secara mental.
Komentar
Posting Komentar