Langsung ke konten utama

Inglourious Bastards




Satu kata yang keluar dari pikiran saya ketika selesai menonton film ini, WOW! Dan untuk menentukan ini film apa, saya juga kebingungan. Karena semua unsur ada di film itu. Lengkap. Ya meskipun film ini belatar belakang politik dan perang, tapi banyak hal-hal lain yang terkait di dalamnya. Bisa saya bilang film ini memiliki konsep yang unik. Kalau biasanya film politik dan perang bersuasana serius dari awal. Film ini memberikan banyak komedi dan drama. Dan yang pasti tidak merusak keseluruhan cerita. Alur yang ada pada film ini mengingatkan saya pada film “Ocean’s Eleven”. Scoring nya pun ada kesamaan dengan film-film Ocean. Hampir 3 jam di dalam bioskop tapi tidak terasa.

Taktik membuat film ini tidak terasa lama sepertinya ampuh. Dengan membagi film beberapa chapter. Yang pasti film ini sangat menghibur sekali. Kalau ditanya kualitas akting para pemain, saya Cuma bisa jawab: cocok!
Adegan-adegan dramatisir-nya malah menambah estetika film ini. Angkat topi lah buat sutradara film ini. Menambah list film favorit saya.
like this so much.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

hmm, need someone?

Sudah beberapa bulan, entah masuk hitungan tahun, saya kurang peduli akan ada atau tidaknya seorang pendamping atau bahasa anak jama sekarang pacar kali ya. Ya saya tidak seambisius waktu SMA, dimana saya benar-benar ingin mempunyai hubungan dengan seseorang. Dan jika tidak ada, rasanya saya begitu hampa. Meskipun waktu SMA banyak yang tidak sampai “resmi” pacaran. Yang pasti, selama SMA ada saja seseorang yang membuat hubungan dengan saya tapi tanpa status yang tidak jelas. Saat masuk masa kuliah. Keinginan itu masih ada dan malah ingin mencoba sesuatu pengalaman baru. Tapi niat “jahat” itu dibatalkan karena banyak pertimbangan. Akhirnya saya tidak terlalu menggebu-gebu harus punya. Meskipun sempat ada sedikit “drama” di tahun pertama saya kuliah, namun tetap pada akhirnya tidak jadi. Lagian saya punya teman-teman yang telah begitu baiknya mengisi waktu dan pikiran saya selama ini. Dan saat saya ditanya “Gung kenapa ga nyari pacar lagi?”. Saya selalu jawab, “Lagi ga pengen, ga ter...

Apalah Arti Sebuah Nama?

Banyak orang-orang yang bilang begitu, karena mereka menganggap kalau nama itu ga terlalu penting. Karena belum tentu nama keren, muka keren atau nama norak orangnya juga norak. Saya pun sering dengar system generalisasi nama. Misalnya seperti yang namanya “X” biasanya cantik, yang namanya “Y” biasanya ganteng, yang namanya “Z” biasanya jahat. Well dari sana saja ketauan nama itu bukan sesuatu yang bisa ditendang sejauh 50 meter dengan tenaga minim, artinya saya sih menganggap kalau nama itu penting. Saat kita menyandang nama sesuatu, kalau kata orang tua kita membawa doa dan tanggung jawab. Doa yang dimaksud adalah harapan-harapan dari orang tua yang kelak diharapkan akan muncul. Misalnya saya sendiri, Agung artinya besar, Muhammad artinya diharapkan perilakunya bisa dijadikan panutan, Reza yang maksudnya diharapkan menjadi pemimpin yang bijak. Wew, kalau saya ingat-ingat arti dari nama saya sendiri rasa-rasanya bahu saya mendadak berat sekali. Begitu besarnya harapan orang tua saya...