Langsung ke konten utama

tentang mereka..

hidup gue belakangan ini [beberapa bulan ini] tepatnya, selalu dipenuhi orang-orang yang bakalan gue ceritain bentar lagi, gue bisa bilang ini lah kelompok bermain gue di kuliahan, meskipun ga selalu maen, tapi ya, mau lagi se-serius apapun juga, tetep aja jatohnya, ketawa lagi, maen lagi, dan selalu begitu.
bisa gue bilang sekarang ini kita deket banged satu sama lain, secara fisik [eitt bukan yg aneh2], tapi yang gue rasa segh, banyak hal yang satu sama lain tugh saling ditutupin, entah apa itu, bukannya kita ga saling percaya, tapi ya ada banyak hal yang emang belum waktunya buat diungkap [naon segh gunk], ok, sekarang langsung aja ke poin awal, gue bakalan ceritain satu per satu orang-orang itu.

dimulai dari

Sally

ga bisa diem, ada aja terus yang dia gerakin, entah itu badannya, kepalanya, bibirnya, matanya, tapi emang segh sekalinya diem pasti pada nanya, "ly kenapa", soalnya ada yg ga beres kalo dia mendadak kalem [dan udah beberapa kali gara-gara gue], pacarnya arie, yang jadian udah lama banged. Anak Cianjur, dengan kata andalan "Coy!" ato "Please Okay"..haha, yang pasti dia punya selera makan yang gede dibalik kekurusannya. Dan gue sempat tertipu di awal dengan sikap yang terlihat dewasa..[hahaha]




Ina

Anak cosplay, dengan suara cempreng yang khas, teriakan yang khas. cukup manja dalam bersikap [kayak lo ga aja gunk], seneng dimanja, lagi punya mainan baru si "Ay", suka lupa diri [mungkin], pecinta apapun yang berbau asia [dan gue sempet diracuni dengan lagu-lagu wonder girls], suka disebut ganteng [tapi dia normal kok], kadang-kadang jadi tukang service Yamaha [bang, servicenya dunk], dan sangat pandai berbahasa yang baik dan benar, paling sering kalo lagi curhat ngomong "apa ya?"

Alita

penyanyi cilik, suka lagu-lagu bocah [ga tau aja lo gunk, dia kan vokalisnya MAIA, mey-chan?], dengan rambut keriting yang kadang-kadang acak-acakan [bahkan poni carang], manja tingkat tinggi, suka mendadak aneh, apalagi dengan wajah stres [bikin ikutan stress..haha], moody, kalo lagi pecicilan begh parah banged, sampe jumpalitan, tapi kalo lagi ada masalah, jadi sedikit diam, dan tetap tersennyum [walaupun sakit].

Dena

kompleks, omongannya berat [ga kesampean di otak gue..haha], sarapannya roti, lidahnya british banged, banyak pantangannya, udah lulus PKN [hahaha, kata dosen lho den], kata orang-orang segh dewasa [belum tau aja, kalo udah penuh..haha], tapi sebenernya dia manja juga, cuma tertutupi oleh mata yang galak dan sikap yang kalem [I hate to say], wow kalo dena marah, ampunnnnn..[berlebihan ya den?], tapi dibalik itu Dena lumayan nyambung kalo lagi ngomong serius, dan sekarang segh dia lagi sakit perut [hahaa, inget janji lo, den]

Marwan

"Datang dari Lombok membawa mimpi", kata temen gue, suka joged-joged ga jelas. dimananpun dia berada, liatin degh pundak ama tangannya, tiba-tiba gerak, ada ato ga ada musik, joged terusss.. [tarik mangg], kadang-kadang pemikirannya mendadak dewasa, suka buat nge-remake lagu, kost-annya jadi base camp [tempat mencuk, kadang-kadang], si calon Kabem, dan pekerja keras [kayaknya]

Dani

bingung gue ama dia, kadang tugh Islami banged, wah sampe ngeluarin ayat-ayat suci atau hadist, tapi kadang-kadang pikirann maksiatnya tetep jalan [lo gunk?], suka getek ngeliat dani, omongannya itu lho, ya ampun, banyak kata-kata gombalnya [hahaha],"Ay"nya Ina, belibet kadang kalo ngomong, betawi asli bos, hidupnya mirip sinetron, [getekkk]



Cubung

Misterius, suka nge-blog [blognya rame], punya jiwa sastra yang tinggi, kuat ga makan berhari-hari, melankolis yang berharap koleris, suka dunia sastra, pemikirannya suka di luar dugaan, tinggi banged [apalagi kalo berdiri deket gue], dewasa, orang paling enak kalo buat diajak serius, tapi dibalik sikap serius dan dewasa, dia juga punya sisi konyolnya juga. sempet ada salah paham dulu banged, dan mudah-mudahan ga kejadian lagi. [amien]

Arsy

jarang ngumpul segh, tapi kadang-kadang gabung, dia tugh dewasa banged, pekerja kerasa sangat, perhatian ke semua anak-anak, jago bahasa inggris, yang sangat percaya Kiamat tahun 2012 [serem agh sy], pecinta jepang-jepangan, suka ngerakit gundam, moody, jadi kadang-kadang mendadak diem..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review: I Know What You Did on Facebook

Trailer film ini begitu menggoda saya. Dan hal itu membuat saya ngebet pengen nonton film ini. Penasaran, sepertinya seru, ringan, dan menyentuh nilai-nilai realitas yang sedang terjadi kini. Saat saya ke bioskop ternyata film ini telah beredar. Film ini disutradarai oleh Awi Suryadi yang beken lewat film Claudia/Jasmine. Film ini sukses menjadi angin segar ditengah film-film Indonesia yang saat ini sedang beredar seperti "Pocong Muter-muter" dan "Istri Tipuan". Tema film yang diangkatnya pun belum pernah ada yaitu Facebook. Saya salut dengan orang-orang yang nekat memproduksi film sejenis ini yang tampaknya sulit untuk laku. Film ini memang unik dan menyajikan unsur-unsur komedi yang bikin perut geli. Tapi unsur drama juga sangat kencang terasa. Namun saya merasa ada yang kurang dari film ini, apa ya sulit dijelaskan kurangnya greget yang saya rasakan setelah menontonnya. Secara sinematografi film tidak ada yang special. Film ini bercerita tentang seorang perempuan...

8 Hari Jelang Premiere

Ternyata saya mengalami ketakutan luar biasa jelang premiere. Takut kalau filmnya malah dihujat orang, takut kalau dengar selentingan "Ih filmnya ga banget deh". Takut juga denger "Duh Sutradaranya payah nih". Dan komentar-komentar lainnya yang bisa menyayat hati. Sumpah. Ini baru pertama kalinya film pendek yang saya sutradarai di putar secara umum. Dan ternyata rasanya lebih fantastis. saya malah jadi takut jangan-jangan tidak ada yang mau nonton film "Senja" lagi. Wajarkan ya kalau sutradara amatir semacam saya mengalami kegugupan ini? Mudah-mudahan saja semua berjalan lancar. Acaranya banyak yang datang dan tidak mengecewakan. Amien

Review: The Deathly Hallows part 1, The Best Harry Potter's film ever!

Lagi! Ya mungkin lagi-lagi review film Harry Potter and The Deathly Hallows bertambah lagi. Meskipun sudah banyak yang menulis reviewnya, tapi saya tidak tahan untuk ikut berkomentar kegirangan setelah menonton film ini. Yeah I love this film so much! Awalnya saya tidak mau berekspektasi terlalu tinggi dengan HP7 part 1 ini, karena kekecewaan saya pada HP6. Meskipun banyak kritikus film di luar sana yang menanggap HP6 adalah seri Potter terbaik, tapi saya tidak merasakan suasana dan cerita Potter yang sesungguhnya di HP6. Apalagi ketika mengetahui bahwa sutradaranya masih David Yates. Namun setelah menonton film HP7 part 1, saya langsung berkata dalam hati "Yeah Mas David sudah mengembalikan Harry Potter ke jalur sebenarnya!". Penuh sihir, gelap, dan menyenangkan. Film ini sudah menarik dari menit pertama hingga menit terakhir. Alur ceritanya lengkap, tidak ada perasaan aneh ketika perpindahan scene, tidak merasa ada bagian-bagian yang hilang, film ini terasa begitu utu...